Pernikahan

 Bagi sebagian orang, pernikahan itu indah dan membahagiakan

Tapi bagi sebagian orang lainnya berbanding terbalik.

Dunia ini memamg tempatnya kata yang saling punya teman sandingnya

Bagiku menikah itu belajar membiasakan diri dari yang tidak biasa seperti ini harus belajar menjadi seperti itu.

Berusaha belajar beradaptasi dengan orang dan lingkungan baru, belajar kuat dan tidak mudah cengeng, ya meskipun pada akhirnya tetap cengeng.

Intinya belajar berubah dan mengubah yabg tidak biasanya supaya menjadi biasa meskipun tidak mudah.

Allahku, aku bahagia menjadi hamba yang Engkau beri kesempatan untuk bertemu salah seorang makhluk yang memang Engkau Cipta untuk membersamai dan menyempurnakan separuh agamaku didunia ini.

Alhamdulillah benar-benar alhamdulillah. Meskipun pada kenyataannya pernikahan memang bukan tempat untuk mendapatkan kebahagiaan tetapi dengan ikatan ini Engkau jadikan hal-hal yang semula biasa saja kini menjadi ibadah. Engkau mudahkan kebaikan-kebaikan dalam hidup ini datang bertamu. Aku saja hampir tidak menyangka ternyata semudah itu mendapatkan kebaikan-kebaikan dariMu yang membuatMu ridha kepadaku.

Sungguh, nikmat yang tidak pernah kuduga. Menjadi seorang istri bagiku lebih terasa Engkau mudahkan daripada ketika aku masih menjadi seorang anak. Menutup lembaran kelam dan kemudian Engkau bukakan aku lembaran putih yang baru. Aku senang yaa Rabb,meskipun terkadang aku lupa bahwa menikah tidak untuk mencari atau mendapati bahagia.

Yaa Rabb, Engkau lebih mengetahui apa yang terbaik untuk hidupku saat ini dan kedepannya.

Jadikan seorang yang Engkau tetapkan untuk hidupku saat ini menjadi yang selama-lamanya akan membersamaiku mendapatkan ridha serta cintaMu hingga Engkau mampukan kami bisa berkumpul bersama ke Jannahmu bersama anak turun dan kedua orangtua juga keluarga besar kami pada akhirnya. Aamiin yaa Robbal 'aalamiin.

-------

Jum'at,

15 Oktober 2021 /  08 Rabi'ul Awwal 1443 H

Pukul 14.30 Wib (Ba'da 'Ashr)

Segala Puji bagi Allah ingin senantiasa kupanjatkan. Pada hari mulia Allah takdirkan aku dan pilihan hidupku melangsungkan Akad Nikah.

Untuk Teman Hidup yang kini kusebut Suami

Semoga nanti kamu membaca tulisanku ini yaaa :)

Alhamdulillah,

Aku mau bilang makasiiiiiih banget buat niat dan kesungguhanmu selama ini,

Jarak kota diantara kita berdua sangatlah jauh, tapi kamu bisa buktiin kalau jarak yang jauh tidak menjadi halangan untuk bersatu dalam ikatan suci pernikahan ini.

Terimakasih sudah mau bersungguh-sungguh mau hidup bersama-sama denganku meskipun sebelum akad terucap banyak sekali keraguan masalah-masalah yang seringkali membuatku ingin menyerah saja. Dan aku yakin kamu pun merasakan hal yang sama kan denganku? Hanya saja kamu selalu berfikir positif terhadap segala sesuatu yang terjadi.

Maaf karena aku seringkali berfikir negatif terhadap beberapa hal atau masalah yang sedang terjadi.

Komentar

Postingan Populer