Sastera


Sastra itu kepekaan,siapa dia yang dapat memahami makna hakiki sastra dia adalah orang yang selamat.

Sastra itu mempelajari segalanya tentang makna dan tujuan dari sebuah kata-kata baik dari tulisan,fikiranseseorang,maupun ucapan seseorang,begitu juga dengan apa yang sudah maupun sedang terjadi di alam semesta ini.

Kita bukan mahasiswa psikologi,tapi erat kaitannya dengan bahasa

Bahasa yang dikaji melalui banyak bidang ilmu lain.

Sastra itu mempelajari Balaghah,di setiap kata-kata yang indah,menyanjung,merendahkan,mememarahi,ataupun mengolok-olok dengan menggunakan bahasa kiasan selalu tersirat makna yang harus mampu di ketahui oleh seorang pelajarnya bukan dari opinin pribadi tapi dari kajian tafsir para ilmuwan yang telah ada. Sastra itu mempelajari Dalalah,dimana ada Dall disana haruslah selalu ada madlul,sastra juga mempelajari makna sebuah penunjuk maupun apa dan siapa yang ditunjuknya,lalu mengapa? Makna lagi yang akan kita pelajari.

Kemudian,Sastra juga mempelajari ilmu Pragmatik,dimana pragmatik adalah sebuah kajian ilmu yang disajikan untuk kita supaya mengetahui hakikat tujuan untuk apa seseorang itu berkata demikian.
Jadi,Sastera bukanlah sekedar ilmu biasa. Dia begitu luar biasa,disini kita semua bukan mempelajari ilmu yang hanya khayalan dari seorang penyair tetapi lebih dalam dan luas dari itu. Sedikit demi sedikit sadar ataupun tidak kita telah mempelajari bagaimana caranya memahami dan mengerti seorang manusia lewat bahasanya.

Komentar

Postingan Populer